Halaman

    Social Items

Aplikasi mandiri pintar - Sekarang ini di dunia sedang di uji dengan maraknya wabah penyakit Covid 19 atau kebanyakan orang bilang itu penyakit korona. Dengan adanya penyakit tersebut di inndonesia sendiri sudah melakukan berbagai antisipasi untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid 19, mulai dari intruksi diam di rumah hingga PSBB.

Tidak bisa di pungkiri dengan adanya wabah covid 19 di sektor ekonomi khusunya di indonesia untuk kalangan ekonomi orang yang menengah kebawah sangat terasa sekali, ini terbukti dengan banyaknya perusahaan yang merumahkan karyawannya, malah ada yang PHK karyawannya hingga masyarakat yang memopunyai usaha kecil banyak pula yang gulung tikar.

Aplikasi mandiri pintar Di luncurkan bank mandiri untuk Dorong Pertumbuhan UMKM

Melihat kejadian tersebut Bank Mnadiri bersikap cepat tanggap dengan mengeluarkan  sebuah aplikasi yang bernama Aplikasi mandiri pintar. Tujuan dari aplikasi Mandiri pintar diantaranya adalah berinovasi untuk mendorong pertumbuhan kredit khususnya di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Dengan adanya aplikasi mandiri pintar menurut Regional CEO 7 Bank Mandiri Maswar Purnama, dia  mengatakan bahwa untuk proses pengajuan kredit melalui smartphone kepada nasabah lewat Mandiri Pintar hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Selain itu Aplikasi mandiri pintar juga bisa melayani pengajuan kredit mikro produktif baru maupun top up kredit mikro produktif eksisting,'' papar Maswar di sela pengenalan aplikasi Mandiri Pintar di Semarang, Senin (29/6).

Di masa pemutusan wabah corona kita semua juga tahu untuk supaya sebisa mungkin tidak berkreumun, oleh karena itu dengan adanya aplikasi mandiri pintar maka nasabahtidak perlu datangi ke kantor cabang Bank Mandiri untuk mengajukan kredit mikro. Karena dengan menggunakan aplikasi mandiri pintar maka para tenaga pemasar mikro Mandiri yang hingga saat ini sudah berjumlah lebih dari 6.700 orang yang tersebar di seluruh Indonesia, akan dapat memproses kredit langsung dari lokasi nasabah berada.

Selain itu dengan adanya aplikasi mandiri pintar yang merupakan inisiatif bank mandiri di harapkan bisa mendukung salah satu upaya pemerintah dalam percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, khususnya melalui penyaluran kredit mikro produktif.

Dalam kondisi Covid-19, secara umum UMKM sedang menurun, tapi itu semua harus dibangun agar ekonomi bisa bangkit lebih cepat.”Kita siap support mereka. Saya melihat di Deli Tua ini pasar UMKM bagus karena itu ekonomi harus tumbuh,” ujar Wono.

Aplikasi mandiri pintar Di luncurkan bank mandiri untuk Dorong Pertumbuhan UMKM

Aplikasi mandiri pintar - Sekarang ini di dunia sedang di uji dengan maraknya wabah penyakit Covid 19 atau kebanyakan orang bilang itu penyakit korona. Dengan adanya penyakit tersebut di inndonesia sendiri sudah melakukan berbagai antisipasi untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid 19, mulai dari intruksi diam di rumah hingga PSBB.

Tidak bisa di pungkiri dengan adanya wabah covid 19 di sektor ekonomi khusunya di indonesia untuk kalangan ekonomi orang yang menengah kebawah sangat terasa sekali, ini terbukti dengan banyaknya perusahaan yang merumahkan karyawannya, malah ada yang PHK karyawannya hingga masyarakat yang memopunyai usaha kecil banyak pula yang gulung tikar.

Aplikasi mandiri pintar Di luncurkan bank mandiri untuk Dorong Pertumbuhan UMKM

Melihat kejadian tersebut Bank Mnadiri bersikap cepat tanggap dengan mengeluarkan  sebuah aplikasi yang bernama Aplikasi mandiri pintar. Tujuan dari aplikasi Mandiri pintar diantaranya adalah berinovasi untuk mendorong pertumbuhan kredit khususnya di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Dengan adanya aplikasi mandiri pintar menurut Regional CEO 7 Bank Mandiri Maswar Purnama, dia  mengatakan bahwa untuk proses pengajuan kredit melalui smartphone kepada nasabah lewat Mandiri Pintar hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Selain itu Aplikasi mandiri pintar juga bisa melayani pengajuan kredit mikro produktif baru maupun top up kredit mikro produktif eksisting,'' papar Maswar di sela pengenalan aplikasi Mandiri Pintar di Semarang, Senin (29/6).

Di masa pemutusan wabah corona kita semua juga tahu untuk supaya sebisa mungkin tidak berkreumun, oleh karena itu dengan adanya aplikasi mandiri pintar maka nasabahtidak perlu datangi ke kantor cabang Bank Mandiri untuk mengajukan kredit mikro. Karena dengan menggunakan aplikasi mandiri pintar maka para tenaga pemasar mikro Mandiri yang hingga saat ini sudah berjumlah lebih dari 6.700 orang yang tersebar di seluruh Indonesia, akan dapat memproses kredit langsung dari lokasi nasabah berada.

Selain itu dengan adanya aplikasi mandiri pintar yang merupakan inisiatif bank mandiri di harapkan bisa mendukung salah satu upaya pemerintah dalam percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, khususnya melalui penyaluran kredit mikro produktif.

Dalam kondisi Covid-19, secara umum UMKM sedang menurun, tapi itu semua harus dibangun agar ekonomi bisa bangkit lebih cepat.”Kita siap support mereka. Saya melihat di Deli Tua ini pasar UMKM bagus karena itu ekonomi harus tumbuh,” ujar Wono.

No comments